500 Perusahaan Bakal Ramaikan Pemeran Keamanan SECON 2019 di Korea

500 Perusahaan Bakal Ramaikan Pemeran Keamanan SECON 2019 di Korea

500 Perusahaan Bakal Ramaikan Pemeran Keamanan SECON 2019 di Korea – Pameran keamanan terbesar di Asia, SECON 2019 akan kembali digelar pada tanggal 6-8 Maret 2019 di KINTEK, Korea. Tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, pameran yang berdiri di lahan seluas 22.000 m2 ini akan kembali memamerkankan beragam solusi keamanan, mulai dari video reconnaissance, get to control, IT security, government disability framework, country security/industry security, dan IoT security.

Namun, di tahun ini tampaknya minat pelaku bisnis keamanan untuk turut serta memamerkan solusi dan teknologinya di SECON 2019 mengalami peningkatan. Ini terlihat dengan jumlah perusahaan yang mengikuti pameran di tahun lalu hanya 433 perusahaan dari 12 negara, kini mengalami penambahan dengan lebih dari 500 perusahaan dari 15 negara yang telah terdaftar sebagai peserta pameran. Dengan adanya peningkatan ini, tentunya dari sisi pengunjung yang tahun lalu mencapai 46.324 orang dapat meningkat signifikan di tahun ini.

Berlangsung selama tiga hari, SECON 2019 tidak hanya memamerkan solusi dan teknologi terkini dari dunia keamanan, tetapi juga akan digelar konferensi yang mengangkat pembahasan-pembahasan menarik mengenai dunia keamanan saat ini. Berdasarkan keterangan, kali ini Security World Conference yang digelar oleh panitia penyelenggara SECON, Security World, dan Boannews, akan mengangkat tema “artificial intelligence Based Security Technology Trends situated in the fourth Industrial Revolution”.

Tercatat, konferensi ini akan berlangsung di hari ke-dua di Conference Room No. 207 sejak jam 11 pagi, dengan mengangkat berbagai pembahasan menarik yang menghadirkan pembicara-pembicara yang kompeten dibidangnya, dimana sesi pertama dibuka dengan pembahasan “Upsides and downsides of Intelligent Physical Security Technology” dibawakan oleh Gunwoo Kim, Senior Researcher ETRI. Lalu dilanjutkan dengan “Instances of Smart Island in Jeju” oleh Heesup Noh, Kepala Strategi and Departemen Masa Depan Jeju.

Di sesi kedua, setelah makan siang, konferensi dilanjutkan dengan tema “Security Strategy for 2022 FIFA World Cup Qatar” dibawakan oleh Pemerintahan Qatar, lalu “Wise Video Analytics Beyond Security” oleh Richard Park, Sales Manager HIKVISION. Selanjutnya, “Presenting DMS, the center of The Fourth Industrial Revolution, enabled by AI and Big Data” oleh Grant Lee, CEO INNODEP, dan “Airplane terminal Security and Convenience” oleh Mohammed Murad, VP Iris ID Inc. Terakhir ditutup dengan bahasan “Everything about CCTV Surveillance Security” yang dibawakan Yuntae Jang, Director WooKyoung Information Technology Co., Ltd.

Konferensi ini tampaknya bisa menjadi sarana bertukar teknologi dan berbagi tren pasar untuk pengembangan industri keamanan. Yang tidak kalah menariknya dari konferensi ini adalah, panitia telah menyiapkan layanan penerjemah agar pembahasan dapat dimengerti oleh semua peserta.

By | 2019-02-21T10:24:43+07:00 February 21st, 2019|Artikel|0 Comments