Atasi Rawan Kejahatan di Jalan, Purwakarta Kini Pasang 40 CCTV

Atasi Rawan Kejahatan di Jalan, Purwakarta Kini Pasang 40 CCTV

Atasi Rawan Kejahatan di Jalan, Purwakarta Kini Pasang 40 CCTV – Dikarenakan wilayahnya yang menjadi jalur perlintasan utama antar kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta terus berupaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama dari tindak kejahatan jalanan.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Purwakarta adalah memasang CCTV di beberapa titik yang dianggap rawan kejahatan. Kamera CCTV tersebut menjadi pemantau seluruh aktivitas pengguna jalan di wilayah perbatasan antar kabupaten.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Suhandi, mengatakan sampai saat ini pihaknya telah memasang 40 unit CCTV di sejumlah ruas jalur. Nantinya, jumlah CCTV akan ditambah secara bertahap. “Memang jumlahnya belum sebanyak di kota lain. Tapi kami berharap kamera pengintai ini bisa bermanfaat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam pemasangan CCTV ini, pihaknya terlebih dahulu berkordinasi dengan pihak kepolisian. CCTV dipasang sesuai arahan polisi, misalnya di titik yang dianggap rawan kejahatan, kecelakaan, dan lainnya. “Untuk saat ini, baru terpasang di jalur-jalur protokol dan jalur perbatasan antar kabupaten,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan efektivitas pemantauan melalui CCTV, Suhandi menerangkan pihaknya sedang melakukan penjajakan dengan Microsoft Indonesia agar kemampuan CCTV yang terpasang di Purwakarta bisa lebih detail dalam pemantauan.

“Jadi, kemampuan pantauannya meningkat. Misalnya kemampuan untuk mendeteksi nomor kendaraan hasil curian. Daya pantaunya bukan hanya pengawasan tapi mendeteksi dan terintegrasi dengan institusi kepolisian,” tuturnya.

Selain itu, CCTV ini juga telah terintegrasi dengan Polres Purwakarta untuk membantu pemantauan arus lalu lintas di wilayah tersebut. “Saat ini kita juga udah terkoneksi dengan TMC Polres purwakarta,” tambah dia.

Tak hanya itu, kamera pemantau ini play on words terintegrasi dengan aplikasi pelayanan Ogan Lopian milik Pemkab Purwakarta. Masyarakat yang mengalami insiden atau kejadian bisa meminta bukti rekaman ke dinasnya. Adapun prosedur yang harus ditempuh, yakni terlebih dahulu membawa bukti laporan dari pihak kepolisian. Namun alangkah lebih baiknya jika saat meminta bukti rekaman tersebut didampingi aparat kepolisian.

“Jadi, kalau ada yang mengalami kecelakaan ataupun pencurian yang memang lokasinya terpantau CCTV, masyarakat bisa mengajukan sebagai bukti dan prosesnya kurang dari satu hari,” pungkasnya.

By | 2019-01-11T09:51:41+00:00 January 11th, 2019|Artikel|0 Comments