Bandara Haneda Sekarang Dipasangi Alat Autentifikasi Wajah

Bandara Haneda Sekarang Dipasangi Alat Autentifikasi Wajah

Per oktober 2017 kemarin, semua rakyat jepang yang bepergian ke luar negeri asal bandara internasional haneda, tokyo, bisa memakai alat autentifikasi sosialisasi paras otomatis (opwo) dan paspor tanpa perlu ditangani petugas imigrasi lagi.

Baca juga : Penyebab Pemkot Surabaya Urung Menerapkan Tilang CCTV

“sistem ini sebenarnya hasil pengumpulan data sejak 10 tahun yg kemudian pada seluruh rakyat jepang yang perjalanan ke luar negeri serta telah terdaftar sidik jari serta paspornya di database komputer imigrasi jepang,” ujar sebuah sumber

Hal ini berarti, sejak 10 tahun lalu hingga kini , warga jepang jua tidak perlu melewati petugas imigrasi menggunakan e-paspornya yang telah terdaftar jua sidik jarinya.

Menggunakan paspor ditempelkan atau diletakkan pada indera otomatis, kemudian sidik jari telunjuk kanan dan kiri ditempelkan pada alat tadi, paspor sudah terdeteksi dan cocok dengan sidik jari kanan kiri, maka pintu imigrasi terbuka serta warga jepang dapat melanjutkan bepergian ke ruang tunggu kenaikan ke pesawat terbang.

Sekarang menggunakan data yang ada tadi, semua masyarakat jepang yang memiliki paspor terbarunya e-paspor, tinggal menempelkan atau meletakkan paspornya di indera opwo tadi, kemudian melihat ke kamera di depannya.

Baca juga : Arteco, ZKAccess & Hanwha Techwin Akan Bekerjasama

Lalu kamera bekerja mengidentifilasi paras calon penumpang, kalau cocok dengan identifikasi di paspor, maka pintu loket imigrasi terbuka otomatis dan tinggal menunggu pada ruang embarkasi pesawat saja. Tidak perlu ditangani pertugas imigrasi lagi.

Jika berjalan lancar, tahun depan indera ini akan dipasang juga di bandara narita, bandara kansai dan bandara chubu di nagoya. “Bila masyarakat jepang itu tak mau pakai indera tersebut juga tidak apa, tinggal antre saja pada loket imigrasi yang tersedia,” celoteh asal tersebut.

Penggunaan alat opwo tersebut dimaksudkan buat semakin meningkatkan kecepatan pelayanan imigrasi di bandara internasional jepang.

Kemudian bagaimana dengan turis asing?

“jumlah turis asing akhir-akhir ini sangat banyak berdatangan, dan ini perlu penanganan lebih baik lagi serta lebih hati-hati lagi, jumlah petugas imigrasi semakin poly. Tapi bila khusus warga jepang umumnya telah gunakan indera opwo dan tidak perlu lagi petugas imigrasi, maka energi petugas imigrasi bisa dialihkan membantu loket buat orang asing. Itulah galat satu manfaat bagi pihak imigrasi jepang,” kentara dia.

Ketika ini fokus dan perhatian hanya buat rakyat jepang saja karena data jutaan masyarakat jepang sangat diperlukan terlebih dulu masuk ke database komputer imigrasi bagi yg bepergian ke luar negeri.

Dengan indera opwo ini siapa pun masyarakat jepang yg ke luar jepang atau masuk jepang dengan praktis masuk ke luar tanpa perlu bantuan petugas imigrasi lagi serta ialah proses serta pelayanan akan semakin cepat semakin baik lagi di bagian imigrasi jepang.

By | 2018-02-07T21:27:52+00:00 November 7th, 2017|Artikel|0 Comments