Cegah Memanipulasi Suara, KPU Akan Pasang Kamera CCTV di TPS

Cegah Memanipulasi Suara, KPU Akan Pasang Kamera CCTV di TPS

Untuk memastikan lancarnya pemilihan umum presiden (pilpres) 2019 berjalan lancar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah merencanakan sejumlah langkah antisipasi. Tindakan tersebut diharapkan dapat mencegah timbulnya oknum-oknum yang memanipulasi suara pemilih saat pilpres 2019.

Komisioner KPU Ilham Saputra menjelaskan, selain menggunakan penghitungan suara berbasis sistem informasi, KPU akan memasang kamera pengintai atau kamera CCTV di 804.239 TPS. Ilham mengatakan, lokasi anggaran KPU sangat besar sehingga mencukupi untuk berbagai kebutuhan perbaikan proses pemungutan suara.

BacaJuga: Marak Begal Ridwan Kamil Berjanji Tambah kamera CCTV di Bandung

Ada pun sumber daya manusia (SDM), KPU akan mengganti petugas-petugas TPS yang menjalani tugas selama dua periode. Baik dalam pemilihan presiden maupun pemilihan kepala daerah. Ilham menjelaskan, kebijakan tersebut untuk menghindari potensi praktik-praktik curang yang bisa jadi dilakukan oleh petugas TPS. “Itu jelas tindak pidananya ketika dia melakukan manipulasi suara,” tegasnya.

Selain penggantian petugas TPS, Pilpres 2019 bakal dipantau oleh para pengawas di masing-masing TPS, level kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edwar Siregar mengungkapkan, Bawaslu akan melatih para pengawas tersebut dengan modal anggaran yang dimiliki.

Baca Juga: ArecontVision Menawarkan Kamera Megapiksel Bank dan Finansial

Selain itu, Bawaslu juga melatih para saksi dari TPS yang berasal dari masing-masing partai politik peserta Pemilu. Ia mengatakan, meski beban kerja bertambah berat, setidaknya pengawasan proses pemungutan suara nantinya bisa lebih ketat.

By | 2018-09-01T12:03:27+00:00 September 1st, 2018|Artikel|0 Comments