EKONID Menghadiri Solusi Keamanan Gedung dan Siber Untuk Indonesia

EKONID Menghadiri Solusi Keamanan Gedung dan Siber Untuk Indonesia Makin gencar dan canggihnya teknologi yang berada di balik serangan fisik maupun siber di Indonesia, maka dibutuhkan pula teknologi keamanan canggih pula untuk menangkal ancamannya. Hal ini terungkap dalam seminar Export Initiative “Civil Security Technologies and Services” – Fokus Pada Keamanan Gedung dan IT, di Ayana Mid Plaza, Jakarta Pusat.

Seminar yang diprakarsai oleh Kamar Dagang dan Industri Jerman-Indonesia (EKONID) ini terhitung menyajikan information yang dikutip berasal dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), bahwa berlangsung lebih berasal dari 230 juta serangan siber sepanjang 2018 di Indonesia. Adapun sepanjang pilpres 2019 berlangsung, BSSN mencatat terdapatnya 28,8 juta serangan ke server Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Maka berasal dari itu, seminar yang menggandeng Kementerian Ekonomi dan Energi Federal Jerman (BMWi), Asosiasi Teknologi Keamanan Federal Jerman (BHE), Asosiasi Industri Keamanan Swasta Jerman (BDSW), dan EconAN International GmbH, dihadirkan pertumbuhan terkini berasal dari teknologi keamanan sipil untuk gedung serta keamanan siber.

Kegiatan ini diketahui melibatkan berbagai perwakilan pemangku kepentingan sektor keamanan sipil dan keamanan siber di Indonesia, baik berasal dari kalangan pemerintahan maupun swasta. Acara tersebut terhitung ditujukan untuk tingkatkan peluang kerja mirip dalam bidang keamanan sipil untuk gedung dan keamanan siber.

“Seminar ini merupakan menambahkan wawasan untuk para pegiat di bidang sistem keamanan. Harapannya lewat seminar ini dapat tersedia sebagian metode dan teknologi inovatif yang sanggup diimplementasikan secepatnya,” ujar Ketua Umum AISKINDO, yang terhitung bertugas sebagai moderator jalannya seminar.

Sebanyak 10 perusahaan Jerman turut serta dalam seminar ini untuk memamparkan inovasi paling baru berasal dari sektor keamanan sipil untuk gedung dan keamanan siber. Beberapa di antaranya tersedia Geutebrueck, Gladen Engineering GmbH, Secunet Security Networks AG, Rola Security Solutions GmbH, dan sebagainya.

Chris Schurholz, Area Manager APC, Geutebrueck GmbH, menyatakan apresiasi positif atas terselenggaranya seminar ini. “Ini adalah salah satu cara untuk menjembatani perusahaan kita bersama para calon costumer di Indonesia. Seperti diketahui, kita punya solusi video pengawasan yang canggih dan sanggup diaplikasikan untuk mengamankan berbagai proyek infrastruktur vital,” tuturnya.

Sementara, Christian Paschen, perwakilan BMWi, menyebutkan bahwa keamanan penduduk serta institusi publik beserta infrastruktur adalah syarat berasal dari terciptanya stabilitas sosial negara dan kesejahteraan ekonomi rakyat Indonesia.

“Melalui acara layaknya ini, dikehendaki berlangsung perjanjian bisnis antar entrepreneur yang berhasil dan penguatan yang terus-menerus dapat interaksi kerja mirip ekonomi kedua negara dalam bidang teknologi keamanan,” ungkapnya.

By | 2019-09-05T11:36:46+07:00 September 5th, 2019|Artikel|Comments Off on EKONID Menghadiri Solusi Keamanan Gedung dan Siber Untuk Indonesia