Electro Optical Industries Upgrade Sensor Thermal SPYNEL untuk Hadang Drone Jahat

Electro Optical Industries Upgrade Sensor Thermal SPYNEL untuk Hadang Drone Jahat

Electro Optical Industries Upgrade Sensor Thermal SPYNEL untuk Hadang Drone Jahat – Tidak sekedar digunakan untuk tujuan baik, kenyataannya ramble yang mudah diperoleh oleh masyarakat ini telah digunakan oleh orang ataupun kelompak yang berniat jahat. Beberapa penggunaan pesawat tanpa awak (UAV) oleh terorisme telah menjadi ancaman yang terus berkembang dan tren saat ini ramble untuk menyelundupkan barang gelap ke penjara. Bahkan, selama beberapa bulan terakhir, terlihat semakin banyak ramble yang terbang di atas penjara Florida yang diduga digunakan sebagai sarana penyelundupan dan tampaknya sistem keamanan yang ada tidak mencukupi untuk memberikan perlindungan yang sesuai dengan tren saat ini.

Untuk itu, Electro Optical Industries mulai redesign sensor warm imaging 360° miliknya SPYNEL-X dan SPYNEL-S dengan mengintegrasikan unmistakable channel dan laser rangefinder (V-LRF) ke warm kamera. Opsi V-LRF baru ini dihadirkan untuk memfasilitasi pelacakan dan identifikasi ancaman yang terdeteksi dengan kamera FHD optical zoom 30x.

Deals Manager Electro Optical Industries, Xavier Elbaz, menyebutkan perusahaan telah melakukan inovasi dengan menciptakan sebuah sensor yang dapat mendeteksi sekaligus mengidentifikasi. Hal ini membedakan solusinya dengan sistem yang ada di pasaran yang mengharuskan penggunaan sensor terpisah, di mana satu untuk deteksi dan satunya lagi untuk identifikasi seperti kamera PTZ.

“Dengan sistem terpisah, hampir tidak mungkin melakukan pemantauan 360° secara ongoing untuk mendeteksi dan identifikasi karena sektor blindspot yang diciptakan oleh mechanical help. Selain itu, sensor terpisah harus diintegrasikan dan dikalibrasi agar beroperasi bersama-sama dengan benar. SPYNEL dan V-LRF memastikan tidak ada sektor blinspot untuk cakupan 360° secara constant di semua fase pengawasan, baik itu deteksi dan dentifikasi,” ujar Elbaz.

Lalu dipaparkan, ukuran ramble yang kecil dan rendahnya signature elektromagnetik membuat pesawat tanpa awak sulit dilakukan oleh deteksi tradisional. “Dengan teknologi pencitraan termal SPYNEL, tidak mungkin pesawat tanpa awak tidak terdeteksi. Objek apa saja, panas atau dingin akan terdeteksi oleh sensor panas 360° di waktu siang maupun malam,” tandasnya.

Keunggulan lainnya, SPYNEL V-LRF yang berjalan dengan programming deteksi dan following otomatis CYCLOPE memberikan kemudahan dalam penerapan dan penggunaannya. Information dengan lancar disatukan dengan information sensor lainnya seperti radar, AIS, sensor getaran pagar dan lainnya yang ditampilkan pada satu antarmuka yang sama.

By | 2018-12-18T14:21:59+07:00 December 18th, 2018|Artikel|0 Comments