Lebah Beransel Sensor Membantu Petani Melacak Tanaman

Lebah Beransel Sensor Membantu Petani Melacak Tanaman

Lebah Beransel Sensor Membantu Petani Melacak Tanaman – Drone telah digunakan para petani untuk memantau ladangnya, namun demikian penggunaan teknologi tersebut masih dirasakan belum maksimal karena keterbatasan terbang ramble hanya bertahan selama 20-30 menit saja. Para peneliti di Universitas Washington akhirnya mendapatkan ide untuk melibatkan lebah untuk membantu petani dalam berkebun.

Ya, Universitas Washington tengah mengembangkan ransel sensor yang cukup ringan (sekitar 0,0035 ons) dan cukup efisien untuk ditopang kumbang atau lebah. Ransel ini diklaim dapat mengumpulkan information selama tujuh stick pada jarak yang relatif lama dan tidak perlu sering menggantinya, karena lebah hanya bisa terbang ke sarangnya untuk mengisi ulang dan mengirim information secara nirkabel.

Untuk melacak atau mengetahui posisi lebah, para peneliti tidak menggunakan GPS yang boros daya. Mereka mendirikan beberapa antena penyiaran dan ransel lebah yang melakukan triangulasi posisi berdasarkan kekuatan sinyal dan perbedaan sudut. Lebah akan mengirim information menggunakan backscatter, atau memantulkan gelombang radio dari antena terdekat.

Namun demikian penggunaan lebah tidak semudah menggunakan ramble yang dapat dikendalikan. Untuk itu para peneliti berharap dapat segera menciptakan teknologi pengumpulan information yang lebih rumit, seperti information langsung dan mereka dapat mengatur ransel untuk mengumpulkan information saat terbang di daerah-daerah tertentu saja.

By | 2019-01-05T09:58:17+07:00 January 5th, 2019|Artikel|0 Comments