Mengapa Memory Harddisk DVR Cepat Penuh

Mengapa Memory Harddisk DVR Cepat Penuh

Anda baru saja tiga bulan terakhir membeli harddisk untuk keperluan DVR / NVR (Media Recorder) CCTV. Kemampuannya sangat masif, yakni satu Terrabytes (1TB), namun saat ini Anda mengeluh bahwa kemampuannya lebih kecil dan cepat penuh setelah Anda hanya memasang lima kamera CCTV untuk minimarket Anda. Apa yang salah? Kenapa tiba-tiba memori harddisk menjadi penuh dengan cepat? Disini kita cenderung memberikan tiga alasan:

 

Dark / Bright Image

Kegelapan / kecerahan gambar menjadi satu di setiap item yang tidak disadari oleh pengguna kamera CCTV. Padahal sangat mungkin Harddisk menjadi penuh dengan cepat karena bobotnya yang cemerlang membuat objek derajat asosiasi dibuat dalam warna dan inilah yang menyebabkan skala rekaman CCTV membengkak. Atas pengertian Anda, Anda akan bisa melihat program televisi yang disiarkan oleh stasiun TV Swasta Trans 7 yang diberi nama CCTV, sebagian besar rekaman video CCTV bersaing untuk menunjukkan viktimisasi mode hitam dan putih.

Baca juga : Sejarah Perkembangan Kamera CCTV

Penjelasannya sangat mudah, akibat dari penggunaan mode gambar hitam dan putih (grayscale) yang banyak ekonomis dalam konsumsi memori penyimpanan harddisk. Jika Anda tidak mempercayainya, cobalah gunakan kamera ponsel Anda untuk meminta foto dari mode pengaman tradisional objek awal, masing-masing viktimisasi mode hitam dan putih, yang ketiga membandingkan ukuran file antara keduanya Anda akan terkejut bahwa gambar hitam dan putih mengandung ukuran file yang lebih kecil karena warnanya kurang.

 

Lensa resolusi

Lensa Resolusi juga dipahami oleh mayoritas, terkadang per jumlah piksel dan per unit saluran televisi di Analog CCTV. Untuk mewujudkan mengapa resolusi mempengaruhi keinginan memori harddisk DVR / NVR, Anda dapat mencoba memasangkan beberapa item kamera dengan ukuran resolusi yang sama sekali berbeda. Misalnya, seseorang menggunakan kamera handphone, dan juga yang berbeda menggunakan kamera digital. Fotolah objek yang identik untuk setiap kamera, lalu bandingkan ukuran file antara keduanya.

Baca juga : Dishub Sukabumi Memantau Lalu Lintas Melewati 55 CCTV

Resolusi tinggi bisa mengubah gambar yang jauh lebih rumit dari pada kamera beresolusi rendah. jumlah besar dari jumlah besar pembuat telepon seluler atau kamera digital akhirnya membuat persaingan untuk menjual kamera mereka dengan tulisan besar pikselnya di dalam kamera. Padahal besaran resolusi ini berbanding lurus dengan skala file selanjutnya. Banyak detail gambar maka ukuran file akan menjadi lebih besar. Ini bisa jadi apa yang membuat rekaman kamera CCTV menjadi boros penyimpanan.

 

Seberapa khas Kegiatan Diarea Dipantau

Nah untuk yang ketiga ini adalah tambahan hal-hal yang tertutup yang terkadang tidak dikenali oleh pengguna kamera CCTV. Malah bisa dibilang karena penyebab yang mungkin tidak sadari. Dalam penggunaan kamera CCTV sibuk dengan kegiatan, seperti minimarket misalnya maka rekaman akan terjadi tanpa henti hingga area sekarang bukan aktivitas yang terjadi. DVR / NVR afirmatif kadang-kadang dapat merekam gambar yang ditangkap CCTV secara mekanis setelah mendeteksi gerakan yang diambil. Jika tidak ada gerakan maka CCTV bisa menunggu sampai pada batas waktu bisa memberhentikan recordingnya.

Baca juga : Vandalproof Dalam Kamera CCTV

Karena itu, Jika di Minimarket terjadi sebuah kemampuan kapasitas harddisk untuk DVR / NVR menjadi cepat penuh. Itu adalah masalah alami akibat aktivitas yang sering dilakukan di minimarket seperti tamu yang membaca dengan teliti barang dagangan sampai aktivitas pembayaran bisa membuat CCTV sibuk merekamnya seketika.

By | 2017-10-31T10:57:35+00:00 August 30th, 2017|Artikel|0 Comments