Menjaga Disiplin, Sekolah di Malaysia Gunakan Pengenalan Wajah Ketika Kehadiran SMK Tunku Abdul Azis di Kedah, Malaysia, menggunakan teknologi pengenalan wajah atau face recognition untuk menandai kehadiran di sekolah. Sistem kehadiran yang berlaku untuk guru dan siswa digunakan untuk mempertahankan disiplin.

Seperti dilansir Dunia Buzz, SMK Tunku Abdul Aziz sudah menggunakan sistem absensi teknologi pengenalan wajah sejak 27 Agustus 2019. Diharapkan teknologi ini membantu mengurangi siswa yang sering bolos sekolah

Kepala sekolah SMK Tunku Abdul Aziz, Alor Setar, mengatakan sebanyak 100 siswa dan guru di sekolah ini setiap hari telah ditandai kehadiran dengan menggunakan wajah mereka ke mesin pemindaian.

Bahkan, teknologi pemindaian wajah juga terhubung ke aplikasi “Pepatih MySekolah” yang digunakan untuk merekam perilaku guru dan siswa yang hadir. Aplikasi ini juga dapat memantau perilaku guru mahasiswa yang suka meninggalkan awal sebelum akhir dijadwalkan kelas.

Namun, perangkat pemindaian saat berhadapan presensi berjumlah hanya satu unit. Sisanya, sekolah masih mengkonfirmasi kehadiran mereka melalui mesin pemindai sidik jari, sehingga tidak ada garis panjang di jam sekolah.