Penggunaan Kamera Low Light Terus Melonjak Bakal Untungkan SI

Penggunaan Kamera Low Light Terus Melonjak Bakal Untungkan SI
Penggunaan Kamera Low Light Terus Melonjak Bakal Untungkan SI – IHS Markit, perusahaan analisis yang menspesialisasikan diri dalam memberikan wawasan tentang bidang-bidang yang membentuk business landscap, baru-baru ini mengeluarkan report yang menyebutkan bahwa jumlah kamera video observation yang dilengkapi dengan fungsionalitas low light canggih akan melonjak selama empat tahun ke depan. Bila pada tahun 2015 diperkirakan ada sekitar 4,75 juta jenis kamera ini dikirim ke pasar, maka pada tahun 2022 jumlah ini diproyeksikan akan meningkat menjadi sekitar 51 juta.
Hal ini tentunya bisa menjadi kabar baik bagi sistem integrator (SI) dan klien pengguna akhir, di mana dengan skala ekonomi dan meningkatnya persaingan maka harga-harga kamera ini akan mengalami penurunan menjadi lebih murah. Ini akan membuat SI ataupun klien menjadi lebih terjangkau untuk pengerjaan proyek pengawasan video dan dengan demikian memicu pertumbuhan jumlah mereka yang digunakan.
Sebaliknya, ini menjadi berita buruk bagi penyusup yang biasanya menggunakan jubah di kegelapan untuk masuk ke sebuah situs atau region, karena pengguna akhir sekarang dapat menggunakan kamera top quality yang mampu menangkap gambar dengan baik dalam kondisi cahaya yang sangat rendah.
Lalu apa sebenarnya yang dimaksud di sini dengan kapabilitas kamera low light canggih? Diberikan contoh, sebuah kamera slug yang baru-baru ini meluncur ke pasaran telah dilengkapi dengan lensa 0,94 f-stop pertama di dunia yang ketika dikombinasikan dengan teknologi sens-I yang dibangun ke dalam sensor baru kamera dapat menghasilkan gambar-gambar berwarna yang jelas tanpa suara ketika tingkat cahaya serendah 0,004Lux. Performa low light dari kamera khusus ini dimungkinkan digunakan di banyak situasi di mana IR Illumination bawaan kamera akan diperlukan.
Namun demikian, meskipun dari kamera ini memiliki worked in LED IR Illumination, belum tentu memenuhi persyaratan untuk seluruh aplikasi pengawasan video. Misalnya, kamera yang dipasang untuk tujuan pengawasan rahasia, lampu merah yang berasal dari LED kemungkinan akan menyadarkan interloper bahwa dirinya sedang diawasi sehingga dapat segera melarikan diri sebelum administrator ruang kontrol memberikan peringatan kepada petugas keamanan atau polisi. Bahkan untuk alasan keamanan, administrator kereta programming interface tidak akan menyebarkan kamera yang memiliki pencahayaan IR.
Tapi sekarang ini beberapa kamera generasi terbaru, intensitas IR secara otomatis dapat disesuaikan untuk memberikan tingkat cahaya IR yang sesuai pada rasio zoom. Sementara beberapa kamera Flateye memiliki penutup permukaan datar untuk bagian depan lensa sebagai gantinya untuk mengurangi pantulan IR.
Jadi untuk menghadapi tantangan di lingkungan yang kurang cahaya memang diperlukan masukan yang tepat dan merancang solusi pengawasan video untuk mengatasi tantangan tersebut seharusnya bukan pekerjaan yang sulit. Kombinasi hight goals dan low affectability sangat penting, tetapi juga penting bahwa kamera memiliki fitur dan fungsi peningkatan kinerja, seperti Wide Dynamic Range (WDR), Automatic Gain Control (AGC) dan Sense-Up. Lensa yang digunakan juga harus dapat mencocokkan kinerja kamera, sehingga mendapatkan sebanyak mungkin cahaya ke sensor gambar.
By | 2019-01-18T09:31:23+00:00 January 18th, 2019|Artikel|0 Comments