Qualcomm dan Suprema Hadirkan Sensor Sidik Jari Dalam Layar untuk Ponsel

Qualcomm dan Suprema Hadirkan Sensor Sidik Jari Dalam Layar untuk Ponsel

Qualcomm dan Suprema Hadirkan Sensor Sidik Jari Dalam Layar untuk Ponsel – Biometrik sidik jari dalam layar tampaknya akan menjadi solusi yang ramai digunakan oleh produsen-produsen cell phone dalam memunculkan produk terbarunya. Pasalnya, salah satu perusahaan chipset ponsel ternama Qualcomm mulai menjalin kemitraan dengan Suprema, penyedia solusi biometrik dan ID.

Dalam kemitraan ini, Suprema telah menandatangani perjanjian lisensi dan distribusi dengan Qualcomm Technologies, Inc untuk perangkat lunak algoritma sidik jari BioSign, yang setahun lalu telah diperkenalkan oleh Suprema. Disebutkan, BioSign versi 3.0 yang dirancang untuk sensor sidk jari di bawah layar akan dipadukan dengan 3D Sonic Sensor milik Qualcomm.

Sensor sidik jari 3D Sonic Sensor telah diluncurkan Qualcomm pada bulan Desember lalu. Perangkat keras ini menggunakan metode ultrasonic untuk memindai sidik jari full 3D yang rumit. Jadi tidak hanya gambar 2D, tetapi dapat menangkap satu jari penuh termasuk punggung dan pori-pori jari. Perlu diakui, Qualcomm menjadi pelopor dalam hal ini, dan dengan kemitraan baru ini tentunya akan menjaga posisinya di pasar ponsel.

Namun demikian, tidak dijelaskan integrasi yang menggabungkan kedua teknologi ini akan digunakan pada ponsel apa. Berdasarkan gossip yang berkembang, Samsung saat ini sedang mengerjakan teknologi sensor sidik jari dalam layar untuk Galaxy S10. Jadi ada kemungkinan, akan digunakan untuk ini. Apalagi Suprema sebelumnya telah mengumumkan teknologi BIoSign telah diintegrasikan di Samsung Galaxy J5.

By | 2019-02-07T13:56:22+00:00 February 7th, 2019|Artikel|0 Comments