Sejarah Perkembangan Kamera CCTV

Sejarah Perkembangan Kamera CCTV

Sistem CCTV pertama kali diperkenalkan di Amerika, Inggris dan Irlandia Utara pada tahun 60an dan 70an. Sejarah di balik CCTV pertama kali diperkenalkan pada tahun 1942 oleh Siemens AG di Jerman saat acara peluncuran roket V-2 yang mana pada saat itu CCTV sendiri merupakan desain dari seorang ilmuwan bernama Walter Bruch.

Sejarah Perkembangan Kamera CCTV

Sistem CCTV di tahun 60an sangat mudah atau sederhana, terdiri dari kamera dengan resolusi sangat rendah, hitam dan putih dan terhubung dengan jalur transmisi. Setiap kamera terhubung ke monitor hitam putih. Konfigurasi enam belas kamera butuh mengambil enam belas kamera monitor.

Baca juga : Mengapa Memory Harddisk DVR Cepat Penuh

Teknologi CCTV terus berkembang di tahun 60an. 1 dari semua, kotak switch yang lain. Switchbox A dapat mengizinkan operator untuk mengubah antar kamera. Hanya 1 kamera yang bisa dilihat sekaligus.

Pada dekade 70-an muncul perangkat elektronik, perekam kaset video (Video Recorder). Perangkat elektronik memungkinkan layar dipecah menjadi beberapa frame pada monitor setara. VCR akan merekam secara sederhana dan mendistribusikan video.

Pada tahun 80-an, sangat penting bahwa perekam video banyak merepotkan. standar rekaman sangat berbahaya. campuran gambar beresolusi rendah, kaset video yang jelek dan solusi teknologi kaliber menghasilkan gambar yang tidak jelas dan jelek yang tidak akan digunakan untuk fungsi identifikasi yang meyakinkan.

Baca juga : Kehadiran Deep Vision Meramaikan Pasar CCTV Indonesia

Teknologi VCR tidak mengizinkan operator untuk melihat dan merekam acara pada saat bersamaan dan ini adalah metode yang sangat panjang untuk mencari dan memikirkan kejadian yang pasti. Tidak ada kemampuan untuk mendeteksi gerakan dan mungkin tidak melihat dan memantau kejadian dari lokasi terpencil.

CCTV ‘Generasi berikutnya’ muncul di pertengahan tahun 90an. Teknologi baru ini kebanyakan berbasis laptop. Digital Video Recorder (DVR) memungkinkan gambar direkam dengan resolusi yang lebih tinggi dari sebelumnya. DVR memecahkan semua masalah sistem CCTV generasi pertama (VCR) seperti lupa mengubah rekaman, rekaman pita perekam kaset video yang rusak.

Rekaman DVR secara mekanis. Begitu melihat rekamannya, DVR masih bisa merekam. Dan saat ini pengguna akan memilih rekaman yang bisa dilihat dengan tanggal & waktu kejadian. DVR juga menggunakan teknologi pemrosesan informasi (Internet Protocol) yang memungkinkan pengguna melihat dari mana saja dan mungkin benar-benar mengelola kamera dan juga sistem itu sendiri melalui jaringan area (LAN), jaringan ruang luas (WAN) atau lebih dari Web. Dengan akses serbaguna seperti itu, generasi terbaru kamera CCTV dapat dioperasikan dari jarak jauh atau bahkan di manapun dengan akses secara online.

Baca juga : VIVOTEK Luncurkan Kamera 360° Dilengkapi Teknologi Lensa ImmerVision

Kamera PTZ (Pan, Tilt & Zoom) memiliki pilihan resolusi yang lebih tinggi, beragam lensa yang bagus dan mampu beroperasi pada malam hari. Audio juga merupakan bagian dari teknologi DVR CCTV. Saat ini pengguna akan menyetel gambar video dengan analisis audio.

By | 2018-02-07T21:18:01+00:00 August 29th, 2017|Artikel|0 Comments