Warga Yogya Diimbau Tak Terbangkan Drone di Jalur Penerbangan

Warga Yogya Diimbau Tak Terbangkan Drone di Jalur Penerbangan

Warga Yogya Diimbau Tak Terbangkan Drone di Jalur Penerbangan – Untuk alasan keamanan, warga Yogyakarta diimbau tak menerbangkan ramble saat mengabadikan momen tahun baru nanti, apalagi di dekat jalur penerbangan. Imbauan tersebut diungkapkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Istimewa Yogyakarta (Forkopimda DIY). Penerbangan ramble di sepanjang jalur penerbangan dianggap mengganggu sinyal komunikasi kebandaraan, terutama menganggu komunikasi bagi pesawat yang akan mendarat.

“Saat pergantian tahun nanti, kami menghimbau masyarakat tidak menerbangkan ramble tanpa seizin otoritas penerbangan di wilayah-wilayah track pesawat yang mau landing di Bandara Adisutjipto,” kataKepala Dinas Operasi Landasan Udara Adisutjipto Yogya, Kolonel Penerbang Andi Wijanarko, saat rapat Forkopimda DIY, Kamis, 27 Desember 2018.

Andi menjelaskan, wilayah track landing pesawat di Yogya adalah sepanjang rel kereta programming interface yang melintasi Yogya hingga stasiun-stasiun seperti Tugu dan Lempuyangan Yogya. Andi menuturkan, jika penerbangan ramble itu nekat dilakukan maka akan sangat membahayakan penerbangan.

Berkaca dari kejadian pergantian tahun baru 2018 silam, saat itu ada sejumlah ramble nekat diterbangkan warga di territory dekat rel kereta programming interface hingga jalur last pesawat. Pihak otoritas bandara saat itu harus menunda dulu pendaratan tiga pesawat yang hendak landing di Bandara Adisutjipto.

Tiga pesawat yang hendak landing saat itu harus menunggu sampai ramble yang diterbangkan saat itu diturunkan,” tuturnya.

Pergantian malam tahun baru di Yogya diperkirakan akan ramai dengan ribuan warga yang menghabiskan malam pergantian tahun di sejumlah titik. Salah satunya seperti kawasan Malioboro yang berdekatan dengan region pelarangan ramble seperti stasiun Tugu Yogya.

By | 2019-01-04T10:31:13+00:00 January 4th, 2019|Artikel|0 Comments