Bandara Inggris Uji Coba Teknologi AI untuk Mengurangi Pesawat Delay

Bandara Inggris Uji Coba Teknologi AI untuk Mengurangi Pesawat Delay – Perusahaan penyedia layanan pengoperasian bandara, NATS tengah melakukan uji coba penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu mengurangi keterlambatan penerbangan. Berlangsung di Digital Tower Laboratory, di Bandara Heathrow, London, pengujian ini dilakukan guna mengetahui apakah AI dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas pendaratan di bandara.

Dalam pengujian ini, diketahui NATS mengkombinasikan kamera Ultra HD 4K dengan teknologi AI dan machine learning untuk membantu meningkatkan kapasitas pendaratan bandara dan meningkatkan ketepatan waktu di saat jarak pandang di menara kontrol terganggu oleh awan yang menutupi.

Tingginya menara kontrol di bandara Heathrow yang mencapai 87 meter kerap kali ditutupi awan yang mengganggu pandangan pengendali untuk melihat lanskap sekitar bandara. Dalam kondisi ini, biasanya pengendali di menara harus bergantung pada radar untuk mengetahui apakah pesawat yang tiba telah meninggalkan landasan, dan hal ini memerlukan waktu yang lebih lama untuk memastikan keselamatan pesawat. Tercatat, waktu pendaratan memakan waktu lebih lama 20% yang berakibat pesawat delay dan mengganggu kenyamanan penumpang.

NATS telah mengerahkan 20 kamera Ultra HD di lapangan terbang untuk kemudian diintegrasikan ke dalam stage AI yang disebut Aimee, yang dikembangkan oleh Searidge Technologies. Stage Aimee kemudian menginterpretasikan gambar, melacak pesawat, dan memberitahu pengontrol ketika telah berhasil mengosongkan landasan. Pengontrol kemudian membuat keputusan untuk menghapus kedatangan berikutnya.

Boss Solution Officer NATS, Andy Taylor, menyebutkan uji coba dilakukan untuk mengetahui kelayakan dari teknologi ini. Aimee akan mempelajari perilaku lebih dari 50.000 pesawat yang tiba untuk memastikan keakuratan sistem. Selanjutnya, keputusan proyek akan diserahkan kepada Otoritas Penerbangan Sipil Inggris.

“Keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami dan AI akan mendukung pengendali lalu lintas udara dalam mengambil keputusan sebaik mungkin, serta meningkatkan efisiensi dan keselamatan. Saya yakin bahwa teknologi ini benar-benar dapat merevolusi cara pengelolaan lalu lintas bandara di seluruh dunia,” ujar Taylor.

Sementara itu, Director Operations Heathrow Airport, Kathryn Leahy, mengatakan uji coba yang dilakukan merupakan bagian dari investasi senilai 2,5 juta poundsterling yang telah dibuat NATS di Digital Tower Laboratory yang berada di dalam menara kontrol Heathrow. Dirinya quip merasa senang bekerja sama dengan NATS untuk mempelopori teknologi ini ke Heathrow.

“Kami akan terus memantau uji coba ini, karena teknologi dapat memiliki peran besar saat kami memperluas bandara nantinya, dan kami akan memperhatikan bagaimana AI dan menara computerized dapat digunakan untuk memantau ketiga landasan pacu bandara yang diperluas di masa mendatang,” tandas Kathryn.