Invixium Targetkan Solusi Biometriknya Masuk Kampus

Invixium Targetkan Solusi Biometriknya Masuk Kampus – Penyedia solusi biometrik ternama asal Kanada, Invixium, mulai melirik pasar akademik setelah mendemonstrasikan kegunaan teknologi otentikasi biometriknya untuk mechanical rock solid. Hal ini diketahui melalui postingan blognya yang menyebutkan tiga bidang utama yang membuktikan solusi kontrol akses biometriknya sangat berguna.

Disebutkan dengan jelas, fasilitas laboratorium akademik menjadi salah satu fasilitas yang dapat merasakan manfaat dari solusi biometriknya. Ini berkaitan dengan laboratorium penelitian di universitas dan kampus besar yang kerap menggunakan bahan biologis dan radiologis. Di mana bahan-bahan sensitif semacam ini memerlukan penanganan khusus yang penuh tantangan teknis. Nah, di sinilah solusi IXM Titan milik Invixium dapat dimanfaatkan untuk mengotentikasi pengguna berdasarkan sidik jari, PIN, kartu akses, dan bahkan pengenalan wajah, hingga memungkinkan konfigurasi keamanan multimoda atau masuk tanpa kontak.

Selain itu, ruang yang tidak begitu sensitif juga bisa merasakan keuntungan dari keamanan biometrik Invixium, seperti ruang ganti dan fasilitas olahraga yang sering kali berisi peralatan mahal yang rentan dicuri, dan disaat yang sama sering terjadi kepadatan lalu lintas. Namun, dengan Reader IXM Sense 2 yang mampu memindai sidik jari kurang dari satu detik dapat mempercepat akses masuk individu sehingga mengurangi gesekan. Peruser ini memberikan keamanan yang kuat yang dapat mencocokkan 20.000 database pengguna.

Tidak hanya itu, menurut perusahaan, teknologi biometriknya tidak hanya untuk kebutuhan akses kontrol yang aman tetapi juga untuk mengkoneksikan profil wajah atau sidik jari siswa dengan rencana makan siangnya agar transaksi di kafetaria tidak mengalami antrian yang berdesakan, dan menghilangkan kerepotan yang terkait dengan kartu makan yang hilang. “Ini sebenarnya adalah tren yang sedang muncul di seluruh dunia. Dengan daya tahan dan kecepatan solusi seperti IXM Titan tentunya dapat menjadi solusi yang signifikan di kampus.”