Malang Diketatkan,Pinggir Sungai Dipenuhi CCTV

 

Malang Diketatkan,Pinggir Sungai Dipenuhi CCTV

Malang Diketatkan,Pinggir Sungai Dipenuhi CCTV

Pelanggar buang sampah  ke sungai membuat Dinas Lingkungan Hidup  Kota Malang melaksanakan langkah antisipasi. Salah satunya adalah dengan memasang CCTV di sebagian titik. Sejak Desember tahun lalu, CCTV sudah dipasang di jembatan dan sebagian jalan utama di Malang. Hal itu dilakukan untuk memantau para pelanggar peraturan yang gemar membuang sampahnya ke sungai dan di jalanan.

Sementara ini telah ada tiga jembatan yang terpasang CCTV, kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Agoes Edy Poetranto, Senin (22/1/2018). 3 jembatan telah terpasang CCTV yaitu jembatan Muharto, Ranugrati, dan Sulfat. Di beberapa sisi dipasang jembatan, dan akan merekam siapa saja yang membuang sampah melewati jembatan.

Baca Juga : Perangkat Akses Kontrol Dari Dahua Sudah Di Perkenalkan

Selain pejalan kaki, menurutnya pelanggar yang membuang sampah ke sungai menerapkan kendaraan bermotor, baik roda dua atau empat akan sangat mudah diidentifikasi.  CCTV yang terpasang akan  gampang memfoto nomor polisi atau plat  kendaraan pelaku. Dan itu akan kami koordinasikan dengan pihak kepolisian, tambahnya. Selain akan mendapatkan sanksi sebagaimana yang dikendalikan dalam Perwal, Perda, dan undang-undang, pelanggar yang membuang sampah menerapkan kendaraan secara otomatis akan mendapatkan tilang dari pihak kepolisian. Artinya, hukuman berlapis siap menanti para pelanggar tata tertib.

Baca Juga : Pemkab Bolmong Menerapkan Sistem Absensi Pendeteksi Wajah

Lebih lanjut dia menegaskan, jika CCTV tidak cuma dipasang di jembatan sungai saja. Tapi juga terpasang di banyak jalan protokol. Seperti wilayah Balaikota Malang, Jalan Bingkil, hingga jalanan di depan Kantor DLH sendiri. Pemasangan CCTV tersebut ialah  untuk memantau pengguna jalan yang membuang sampah di jalanan,terang Agoes.

Saat ini,  ada 19 CCTV yang terpasang di area kota. Ke depan, CCTV masih akan terus diperbarui dan dipasang di banyak tempat lagi. Terutama tempat umum juga jembatan sungai yang selalu menjadi keluhan warga atas pembuangan sampah.

Saat ini, CCTV yang terpasang menurutnya memang belum sempurna. Lantaran memang koneksinya masih belum terlalu lancar, dan kini konsisten diusahakan untuk terus disempurnakan. Sementara untuk jumlah CCTV yang terpasang akan terus ditambah, namun menyesuaikan dengan anggaran yang disetujui.

Pemasangan CCTV yang dilakukan di akhir 2017 menurutnya didapatkan lewat dana perubahan anggaran keuangan (PAK), sebesar Rp 177 juta. Walaupun pengadaan CCTV di tahun ini, DLH memperoleh sokongan anggaran sebesar Rp 77 juta.

 

By | 2018-02-19T15:31:15+00:00 February 19th, 2018|Artikel|0 Comments