Maraknya Pelecehan Seksual, Depok Tambah 100 CCTV

Maraknya Pelecehan Seksual, Depok Tambah 100 CCTV

Peristiwa nahas yang di alami wanita berinisial AM (22) di Gang Datuk, Jalan Kuningan, Depok beberapa waktu lalu sudah menggugah Pemerintah Kota Depok untuk segera mengambil keputusan dan kebijakan, agar tak ada lagi wanita yang menjadi korban pelecehan seksual di jalan seperti yang dialami AM. Sejatinya, kriminalitas seperti ini sudah terdeteksi oleh pihak intelijen Polres Kota Depok sejak tahun 2015. Sayangnya, banyak dari para korban enggan melapor ke polisi lantaran malu dan tidak mempunyai  bukti yang kuat.

Baca Juga : Penanganan Sampah di Sidoarjo Diawasi Menggunakan CCTV

Maka, Pemkot Depok berjanji akan memperketat pengawasan di setiap sudut-sudut jalan yang ada di kota yang berjuluk Kota Petir tersebut. Salah satu langkah yang diambil dan segera direalisasikan dalam waktu dekat ini adalah dengan menambah jumlah kamera pengawas (CCTV) di sejumlah lokasi yang disinyalir rawan terjadi tindak pelecehan seksual. Selain CCTV, Pemkot Depok juga ikut serta menambah lampu-lampu penerangan jalan.”100 CCTV telah kami programkan, Insya Allah, tahun ini kami pasang di sejumlah titik yang dianggap rawan, terpenting di wilayah Margonda,” kata Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna.

Baca Juga : Pemerintahan New Delhi Akan Memasang CCTV di Sekolah

Walaupun nantinya CCTV sudah terpasang, Pemkot Depok menginginkan masyarakat terutama kaum perempuan, untuk tetap waspada dan mawas diri. Jangan memaksakan diri berjalan di tempat sepi seorang diri, khususnya di malam hari.”Dalam segi pengawasan tentunya kami bersinergi dengan aparat terkait seperti Polres dan Kodim (TNI). Dan, kami juga mengimbau, agar masyarakat lebih proaktif apabila menemukan atau melihat kasus kriminalitas, segera lapor ke pihak berwajib. Nah, untuk para gadis, dihimbau untuk jangan jalan sendiri, apalagi pada malam hari dan di tempat sepi,” tutupnya.

By | 2018-02-07T21:27:29+00:00 January 22nd, 2018|Artikel|0 Comments