Pasar Pengawasan Video Global Diperkirakan Melebihi $39M Tahun 2023

Pasar Pengawasan Video Global Diperkirakan Melebihi $39M Tahun 2023

Tren yang bermunculan, yang mempunyai dampak langsung pada dinamisme industri pengawasan video, termasuk teknologi kamera 360°.

Menurut laporan baru yang dimasukkan ke researchandmarkets.com, pasar pengawasan video global diperkirakan mencapai $39,3 miliar pada 2023, naik dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 9,3%.

Menurut laporan tersebut, masa depan pasar pengawasan video global terlihat menonjol menjanjikan peluang di sektor komersial, pemerintah, transportasi, dan residensial. Alasan pertumbuhan besar ini termasuk kesadaran terhadap keselamatan dan keamanan, meningkatnya angka kriminalitas, dan adopsi kamera keamanan IP yang kian banyak.

Baca Juga : Karena Alat Absen Biometrik Sering Rusak, Pemkab Paser Ingin Pasang CCTV

Tren-tren yang bermunculan, yang mempunyai dampak langsung pada dinamisme industri pengawasan video, termasuk teknologi kamera 360°, penerapan platform Software-as-a-Service (SaaS), dan kemampuan kamera yang semakin baik untuk Sistem Manajemen Video.

Sistem pengawasan IP diperkirakan akan konsisten menjadi variasi solusi paling luas, dan juga diperkirakan mengalami pertumbuhan paling tinggi sebab perkembangan kota pintar dan aplikasi rumah pintar yang semakin besar. Sebagai tambahan, inovasi teknologi, akses real time, integrasi teknologi nirkabel, analitik video, dan keterjangkauan merupakan faktor-faktor yang mendukung pertumbuhan pasar kamera IP.

Baca Juga : Tawarkan Solusi Penyimpanan Baru Digital Watchdog

Segmen komersial diharapkan konsisten menjadi pasar end-use paling besar, dan mengalami pertumbuhan paling tinggi selama periode yang diperkirakan tersebut sebab permintaan yang semakin besar di hotel, bank, dan perusahaan retail. Ekspansi lembaga keuangan bersama keperluan keamanan gedung dan pemonitoran aktivitas pelanggan dan staf semakin mendukung pertumbuhan pengawasan video. Faktor yang mendukung termasuk jumlah hotel dan lembaga keuangan, serta semakin banyaknya perusahaan kecil-dan-menengah di Tiongkok, India, dan negara-negara berkembang lainnya.

By | 2018-02-21T15:36:58+00:00 February 21st, 2018|Artikel|0 Comments