Pemkot Pekalongan Memasang CCTV Guna Pengelolaan Parkir

Pemkot Pekalongan Memasang CCTV Guna Pengelolaan Parkir

Pemkot pekalongan bekerja sama menggunakan badan pengkajian dan penerapan teknologin (bppt) akan memasang kamera cctv buat memonitor pengelolaan parkir di kawasan alun-alun kota pekalongan. Hal ini akan dilakukan mulai lepas 1-3 november 2017 mendatang.

 

Baca juga : Yale Meluncurkan Pengunci Bersama Layar Sentuh Terbaru

Peralatan sistem pengawasan parkir berbasis kamera tersebutertujuan untuk mengetahui secara absolut berapa sebenarnya potensi parkir yang terdapat di kawasan tadi.

Berdasarkan ketua dinas perhubungan (dishub) kota pekalongan slamet prihantono, melalui sekretaris dishub priyantomo, pemasangan kamera cctv berikut sistem serta aplikasinya ini merupakan salah satu tindak lanjut mou pemkot pekalongan dengan bppt terkait penerapan e-parking.

Tentang planning itu, priyantomo berkata, dishub sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. Antara lain dengan dpupr, berkaitan dengan pemasangan lampu, tiang, maupun sambungan listriknya. Selain itu pula menggunakan diskominfo, terkait menggunakan penyimpanan datanya.

“nanti akan dipertimbangkan lebih lanjut, apakah datanya akan disimpan pada diskominfo atau disimpan di server atcs dishub. Nanti akan dipertimbangkan dahulu, melihat titik fiber optik terdekat. Jika dekat dengan dishub, akan disimpan di server atcs, yg mana akan terpantau selama 24 jam dan datanya akan tersimpan sampai 2 bulan,” bebernya.

Baca juga : Kota Batu Memantau Potensi Bencana Menggunakan CCTV

Ad interim ini, setelah dilakukan instalasi pada lokasi, sistem pengelolaan parkir berbasis kamera itu akan diuji coba terleboh dahulu selama lebih kurang satu bulan. “harapannya di bulan desember mendatang telah mampu kita manfaatkan buat menghitung potensi parkir yg terdapat pada situ. Mampu pula dikembangkan buat keamanan di lokasi tersebut,” ucapnya.

Priyantomo menjelaskan, menggunakan adanya teknologi yang dikembangkan bppt itu, nantinya potensi parkir akan mampu terhitung menggunakan jelas. Dengan pemantauan melalui kamera, akan secara otomatis menghitung berapa kendaraan yg parkir pada lokasi tadi. Terdapat sensor khusus yang akan menghitung kendaraan yg parkir, sebagai akibatnya datanya akan lebih valid serta semuanya terekam melalui kamera.

“memang ad interim jangkauannya masih terbatas sebab baru pada tiga titik di alun-alun. Permanen harapannya, ke depan bisa lebih dikembangkan lagi, sebagai akibatnya tidak terdapat lagi adu argumen dengan pengelola parkir setempat mengenai potensi parkir yg ada pada situ,” imbuhnya.

By | 2018-02-07T21:27:59+00:00 November 1st, 2017|Artikel|0 Comments