Startup China Temukan Teknologi Identifikasi Manusia Dari Cara Jalan – Teknologi baru pengenalan manusia telah berhasil dikembangkan oleh startup asal China, Watrix. Alih-alih menggunakan sidik jari, retina mata atau wajah, Watrix menciptakan teknologi identifikasi orang melalui cara berjalan. Teknologi ini dianggap membantu pengenalan wajah, di saat orang yang ingin diidentifikasi membelakangi kamera.
Watrix berhasil menciptakan teknologi yang dapat menganalisa cara berjalan seseorang. Hal itu juga meliputi bentuk tubuh, sudut gerakan lengan, postur, hingga alur gerak kaki. Seluruh sifat khas seseorang tersebut lalu dimasukkan ke dalam premise information yang kemudian diolah oleh perangkat lunak.
Startup tersebut juga mengklaim bahwa tingkat akurasi teknologi gaya berjalan di tingkat laboratorium melebihi 96 persen. Terobosan Watrix dapat menjadi jawaban atas kekurangan mendasar teknologi pengenal wajah, yakni perlunya melihat wajah untuk dapat mengidentifikasi seseorang.
Selain itu Watrix juga mengklaim teknologi mereka dapat diandalkan dari berbagai sudut karena kemampuannya menganalisis begitu banyak metrik. Bahkan orang yang menutupi kakinya atau pura-pura pincang dapat diketahui melalui teknologi ini.
“Menutupi kaki Anda mungkin dapat mengurangi skor ketika akan diidentifikasi, namun kami menganalisis semua bagian tubuh manusia,” ujar Huang Yongzhen, salah satu pendiri dan kepala eksekutif Watrix, seperti dikutip dari laman Oddity Central, Kamis (28/2/2019).
Versi pertama dari teknologi ini pertama kali dipublikasikan Oktober tahun lalu. dan sejak itu telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan-perusahaan keamanan dari Singapura, India, Rusia, Belanda dan Republik Ceko untuk kontrak.
Teknologi ini juga telah diuji oleh pejabat keamanan publik selama ribuan jam dan digunakan untuk menyelesaikan puluhan kasus yang ditangani pihak berwenang. Bahkan polisi di kota Shanghai dan Beijing sudah menggunakan teknologi dari Watrix untuk mendeteksi penjahat yang dicari dan mengidentifikasi pejalan kaki.