Intai Pelanggar Lalu Lintas,Kalimantan selatan Akan Pasang 80  CCTV

 

 Intai Pelanggar Lalu Lintas,Kalimantan selatan Akan Pasang 80  CCTV

Polda Kalsel peringatkan kepada seluruh pengendara bahwa pelanggar lalu lintas akan terpantau kamera CCTV. Pasalnya, saat ini Polda Kalsel telah memasang CCTV di 80 titik jalan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Semua CCTV tersebut dipantau dari ruang command center yang ada di Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Rachmat Mulyana, mengatakan keberadaan RTMC dapat meningkatkan pelayanan publik yang dikerjakan pihaknya. Perangkat keamanan tersebut membuat kerja menjadi efektif dan efisien serta sangat membantu petugas dalam memberikan pelayanan soal lalu lintas di jalan raya dengan cepat.

Ia juga menambahkan RTMC bisa diterapkan oleh fungsi lain yang ada di kepolisian, contohnya oleh satuan Reskrim. Mereka dapat segera meminta bantuan terhadap petugas RTMC. Masyarakat yang mengalami suatu tindak kriminalitas dan sebagainya dapat dikenali. Minimal dari rekaman di CCTV akan cepat dilacak petugas, ujar Rachmat.

Baca Juga: Kantor Palang Merah Spanyol Memasang Akses Kontrol bantu amankan

Rincian titik-titik yang sudah dipasangi CCTV antara lain, 44 lokasi di Banjarmasin, 3 lokasi di Banjarbaru, 8 lokasi Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin 4 lokasi, Kabupaten HSS 4 lokasi. Kemudian, di Kabupaten HST dipasang 3 lokasi, Kabupaten HSU 2 lokasi, Kabupaten Tabalong 9 lokasi, Kabupaten Tanah Laut 4 lokasi. Begitu pula, di Kabupaten Kotabaru terdapat 4 lokasi, Kabupaten Batola 5 lokasi, Tanah Bumbu 4 lokasi dan 2 lokasi di Kabupaten Balangan.

Baca Juga :  Damkar Depok Rutin Periksa APAR Untuk Mencegah Kebakaran

Tidak hanya itu, RTMC Ditlantas Polda Kalsel juga dilengkapi oleh 30 traffic announcer yang terpasang di perempatan traffic light. Fungsinya adalah sebagai sarana memperkenalkan imbauan atau peringatan kepada para pengendara yang melanggar lalu lintas.

Infrastruktur yang dimiliki oleh Polda Kalsel ini dipuji oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor. Menurutnya, teknologi berbasis teknologi informasi ini ialah salah satu wujud mengejar percepatan pembangunan di Kalsel yang pada hasilnya bermuara untuk kesejahteraan masyarakat.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

By | 2018-02-20T14:54:32+00:00 February 20th, 2018|Artikel|0 Comments