Polisi China Menangkal Pengendara Nakal Dengan CCTV

Polisi China Menangkal Pengendara Nakal Dengan CCTV

Ketatnya peraturan lalu lintas di China dijamin bakalan membuat pelanggarnya jera. Pasalnya baru-baru ini pihak berwajib di kota Shenzhen menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pengguna jalan yang tidak mematuhi rambu-rambu atau yang biasa disebut jaywalker.

Polisi menggunakan kamera CCTV yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) yang bisa mengenali pelanggar. Setelahnya, orang yang melanggar tersebut akan diumumkan nama beserta wajahnya di publik melalui layar besar di jembatan penyeberangan dan di web-web, sehingga akan membuat malu.

Ditambah lagi, perusahaan yang menyediakan teknologi sedang mengobrol dengan operator telepon seluler dan perusahaan media sosial seputar pengembangan sistem yang memberi tahu jaywalker melalui pesan instan, dikala mereka tertangkap oleh kamera, melintasi jalan di luar penyeberangan pejalan kaki yang ditandai di persimpangan.

Baca Juga : Shelter Transpakuan Dirusak, Dishub Bogor Segera Memasang CCTV

Jaywalking selalu menjadi permasalahan di Cina dan hampir tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengenakan denda atau mengambil foto para pelanggar, kata Wang Jun, direktur solusi pemasaran di perusahaan AI Intellifusion yang berbasis di Shenzhen, seperti yang dikutip dari Independent.

Dia menerangkan, kombinasi teknologi dan psikologi bisa sangat mengurangi model jaywalking dan akan mencegah pelanggaran berulang. Shenzhen mulai mengaplikasikan kamera AI pada April tahun lalu. Menurut polisi, dalam 10 bulan telah memperlihatkan 13.939 pelanggar jaywalking dalam satu layar LED di persimpangan sibuk di distrik Futian.

Baca Juga : Johnson Controls Kenalkan Versi Sistem Manajemen VMS dan NVR Baru

Sistem ini menerapkan kamera 7-megapiksel dan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pejalan database kaki. Foto pelanggaran, nama keluarga pelaku, dan bagian dari nomor identifikasi pemerintah mereka ditampilkan di layar. Pihak berwenang bulan ini juga meluncurkan web web yang menamai dan mempermalukan para jaywalker dengan informasi yang sama.

 

By | 2018-04-17T11:48:22+00:00 April 6th, 2018|Artikel|0 Comments