Polisi ingin Pemprov DKI Jakarta lebih Perbanyak CCTV

Polisi ingin Pemprov DKI Jakarta lebih Perbanyak CCTV

Kamera pengawas (CCTV) memang sudah terpasang di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Jakarta. Namun demikian nyatanya belum memadai, sebab kebanyakan dari perangkat tersebut berada di jalan-jalan protocol. Kondisi ini bahkan sering kali menjadi salah satu unsur penghambat pihak kepolisian mengungkap pelaku kriminalitas.

Ia yang diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes (Pol) Mardiaz Kusin Dwihananto. Ia menambahkan sebenarnya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, sebelumnya pihak kepolisian sudah pernah melayangkan permohonan bantuan pengadaan kamera CCTV ke pihak Pemprov DKI Jakarta. “Mungkin salah satu masukan (pengadaan CCTV). Kapolri sudah bicara ke Pemprov DKI Jakarta, untuk upaya pengadaan CCTV lain,” ujar Mardiaz.

Baca Juga : Vicon Memperluas Kamera V940 dengan Dome dan Bullet 5MP

Ia menuturkan, Jakarta sebagai Ibu Kota negara yang memiliki tingkat mobilitas dan ekonomis yang tinggi menjadikannya sebagai salah satu wilayah yang rawan terjadi tindak kriminalitas. Meski saja kasus perampokan yang yang terjadi di Kemang, Jakarta Selatan, yang sampai ini keenam pelaku masih dalam daftar buronan. Kemudian peristiwa pengeroyokan anggota Brimob dan perusakan motor oleh geng motor yang lokasinya juga berada di ruas jalan di Kemang. Ada juga kasus besar seperti penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senior Novel Baswedan.

Lebih jauh Mardiaz mengatakan, bahwa selama ini dalam menyatakan beberapa kasus, polisi sering kali mengandalkan kamera CCTV yang terpasang di rumah-rumah warga yang tidak semuanya bisa merekam kejadian suatu kasus kriminalitas. “Warga biasanya memasang CCTV untuk melindungi propertinya dari pelaku kriminal. Jadi umumnya hanya sampai di depan pintu utama saja. ada TKP kriminalitas di jalanan.”

Baca Juga : INTREPID Southwest Microwave Berintegrasi Dengan Platform EBI R500

By | 2018-03-16T15:13:44+00:00 March 16th, 2018|Artikel|0 Comments