Semarang Telah Operasikan CCTV Tilang

semarang telah operasikan cctv tilang

Semarang Telah Operasikan CCTV Tilang

Kota Semarang, Jawa Tengah merealisasikan sejumlah perlengkapan pintar untuk membiasakan tertib lalu lintas untuk warganya. Salah satunya dengan memasang kamera pengawas closed-circuit television (CCTV) yang dilengkapi dengan pengeras suara.

Baca juga : Probolinggo Mempunyai Bekal CCTV Untuk E-Tilang

Perangkat ini adalah terobosan sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang diinisiasi Dinas Perhubungan Kota Semarang. Selain bermanfaat sebagai sarana tilang via CCTV laksana di Surabaya, sistem ini pun membantu petugas dinas berhubungan untuk menegor pengendara badung secara langsung. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebut, pemakaian sistem ATCS adalah salah satu software dari konsep kota pintar atau smart city yang terus dilaksanakan kotanya. Melalui sistem tersebut pula, seluruh sistem dan software yang ada diciptakan untuk penyelesaian dari masing-masing permasalahan, tergolong lalu lintas. “Jadi sistem ATCS yang dilengkapi CCTV, terhubung dengan ruang kontrol. Gunanya untuk mengerjakan tindakan preventif dalam mencegah kemalangan lalu lintas dengan menambah kesadaraan berlalu lintas, ” kata Hendrar, Rabu, 13 September 2017. Melalui ATCS yang dilengkapi CCTV tersebut pula ruang ruang kontrol petugas Dinas Perhubungan akan sering kali standby.

Baca juga : Tips Mengatasi Kamera Mengembun

Para petugas akan dapat menertibkan pengendara tanpa mesti datang langsung ke lokasi. Namun hanya lumayan dengan dikendalikan melewati pengeras suara. Wali Kota mencontohkan, sistem pengeras suara tersebut akan dapat mengingatkan sebanyak aturan untuk pengendara. Misalnya, andai pengendara roda dua yang sangat ujung tidak boleh sampai melalui zebra cross. Atau pun perintah mundur atau berbelok untuk pengendara yang mengganggu pemakai jalan yang lain. Hendrar menyebut supaya sistem itu maksimal, pihaknya akan mengerjakan penambahan 11 ATCS pada November 2017 mendatang. Sebelumnya ATCS ini.

Baca juga : Seputar Permasalahan Adaptor

Telah dipasang di 26 titik dari total 56 percabangan trafic light di Kota Semarang. “Tujuan anda jelas supaya sistem ini mengajarkan disiplin berlalu lintas untuk masyarakat, ” Berdasarkan keterangan dari Hendrar, peningkatan ATCS tersebut juga dilatar belakangi masih tidak sedikit pengemudi kendaraan, khususnya sepeda motor yang melakukan pelanggaran berlalu lintas walau rambu-rambu lalu lintas telah dipasang. Selain dapat dimanfaatkan menolong petugas untuk kebutuhan tilang, sistem ini juga dapat membantu dalam pengusutan sebuah kejadian di jalan raya, laksana tabrakan, tawuran serta kriminalitas terekam melewati CCTV

By | 2018-02-07T21:17:47+00:00 September 13th, 2017|Artikel|0 Comments